Lingkungan Dingin Dorong Pertumbuhan Kanker
By Unknown 20.40 Artikel , Gaya hidup , kanker , Penyakit
Tim peneliti membandingkan perkembangan kanker dan metastasis pada tikus yang ditempatkan pada suhu 22 derajat celsius dan 30 derajat celsius. Mereka menemukan bahwa beberapa jenis kanker, termasuk pankreas, usus, kulit, dan payudara berkembang lebih pesat dan mulai menyebar lebih awal serta lebih agresif dalam lingkungan yang dingin.
Bahkan tumor menunjukkan petumbuhan yang lebih cepat pada tikus yang sudah terbiasa dengan suhu atau lingkungan dingin semenjak terlahirkan.
Sumber: MetroTv News
Jelajahi museum kanker pertama di Indonesia
By Unknown 22.38 Artikel , kanker , Ragam
Pembina Yayasan Kanker Wisnuwardhana (YKW), Ananto Sidohutomo, mengatakan museum kanker ini diharapkan sebagai museum pendidikan bagi masyarakat yang rentan terhadap kanker. Selain itu, museum juga terbuka bagi para pelajar yang ingin mengetahui bahaya kanker serta pencegahannya.
"Biar mereka tahu," katanya. Di museum ini terdapat koleksi sekitar 30 jaringan kanker yang menyerang organ tubuh. Masing-masing organ tubuh yang terserang kanker ini disimpan di dalam toples kaca yang berisi cairan formalin.
Ananto mengatakan, museum ini khusus didirikan untuk fokus pada masalah kanker. "Pendirian museum kanker ini pertama di Indonesia. Di negara-negara lain tidak ada museum yang khusus kanker," katanya.
Museum yang menjadi satu dengan kantor Yayasan Wisnu Wardhana itu juga sebagai rumah perlawanan terhadap kanker. Sebagai museum pendidikan, kata Ananto, Museum Kanker Indonesia nantinya juga akan memberikan referensi ihwal sejarah perlawanan manusia terhadap kanker, budaya, serta koleksi benda-benda fisik.
Ananto mengatakan, referensi budaya di Museum Kanker Indonesia ini akan memuat bagaimana tata cara manusia dalam melawan atau hidup bersahabat dengan kanker di dalam tubuh mereka. Sedangkan benda-benda fisiknya berupa koleksi potongan jaringan organ yang terserang kanker yang telah dioperasi, dipotong, dan diawetkan. Ananto juga telah merencanakan untuk menginformasikan bagaimana aroma harum nanah kanker. "Bau harum nanah kanker itu berbeda," katanya.
Museum juga akan dilengkapi replika payudara yang diisi kelereng, "Sehingga pengunjung mengetahui dan merasakan bagaimana kanker tersebut," katanya. Menurut Ananto, koleksi jaringan sel kanker di museum tersebut jaringan sel asli yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun. Ananto menambahkan, selama ini masyarakat hanya memperbincangkan kanker di tahap awam. "Tanpa tahu apa sebenarnya kanker tersebut," katanya.
Ananto mengatakan, berdasarkan data WHO tahun 2013, saat ini satu dari empat orang terkena kanker. Dan pada 2030, penderita kanker akan meningkat tujuh kali lipat. Sebagain besar penderita, menurut dia, berada di negara berkembang termasuk Indonesia.
Eti Harikriswati, salah satu dokter spesialis anatomi, mengatakan koleksi benda jaringan kanker ini akan terus ditambah. "Sekarang baru ada 30 koleksi dari 100 lebih jenis kanker yang ada," katanya.
Menurut dia, koleksi baru yang diupayakan nantinya harus bersifat informatif dan memberikan edukasi bagi yang melihatnya. Koleksi organ tubuh yang terkena jaringan kanker ini cukup beragam, mulai kanker payudara, mulut rahim, kanker paru-paru, kanker usus, hingga kanker ginjal pada anak-anak.
Sumber: Tempo
Ditemukan, Molekul yang Indikasikan Penyebaran Kanker Payudara
By Unknown 23.47 Artikel , kanker , kanker payudara , Ragam
Tim periset QIMR Berghofer mengatakan, molekul itu hilang pada sebagian besar kanker yang agresif, memberi para dokter satu lagi alat diagnostik yang berharga.
Tim periset QIMR Berghofer mengatakan, molekul itu hilang pada sebagian besar kanker yang agresif, memberi para dokter satu lagi alat diagnostik yang berharga.
Kanker payudara adalah kanker yang paling umum pada wanita, yang kemungkinan kesembuhannya tergantung pada kapan kanker itu didiagnosa dan seberapa cepat kanker itu menyebar ke organ-organ tubuh lainnya.
Jurubicara QIMR Berghofer, Dr Nicole Cloonan, mengatakan, temuan ini akan membantu memberi prognosis yang lebih jelas bagi para pasien kanker payudara.
Ia juga mengatakan, mudah-mudahan ini akan membuka jalan bagi perawatan lebih baik untuk kanker agresif lainnya seperti kanker hati, perut, kulit dan otak.
"Itu adalah suatu fragmen kecil dari gen," katanya.
Fragmen yang ditemukan itu beroperasi sebagai suatu rem darurat seluler dan memastikan sel-sel dapat melakukan reproduksi dan memastikan semuanya tetap terkendali.
"Tapi ketika fragmen itu tidak ada lagi, maka sel mulai menjadi tak terkendali dan muncullah kanker yang agresif."
Dr Cloonan mengatakan, ini sangat penting untuk mengalahkan kanker payudara.
"Pada kebanyakan kanker payudara, kita tahu wanita itu tidak meninggal karena kanker yang utama," katanya.
"Tapi ketika kanker itu menyebar ke bagian tubuh lainnya, akibatnya sangat buruk."
Dikatakan, setelah mengidentifikasi gen ini, para ilmuwan mudah-mudahan dapat mengidentifikasi dengan lebih baik kanker-kanker yang mungkin akan menyebar dengan cepat.
Dr Cloonan mengatakan, ini berarti, pasien juga tidak membutuhkan terlalu banyak perawatan, jika kanker mereka tidak begitu agresif.
Riset itu telah diterbitkan di RNA, The Journal website.
5 Fungsi antioksidan bagi kesehatan
By Unknown 21.51 antioksidan , Artikel , blueberry , Obat , penyakit jantung , Sehat , teh
Mencegah penyakit jantung
Sarapan sehat kaya antioksidan adalah kunci mencegah penyakit jantung, demikian menurut berbagai penelitian yang telah dilakukan. Contoh sarapan kaya antioksidan adalah teh hijau atau kopi.
Efek anti penuaan
Antioksidan terkenal sebagai agen anti penuaan. Sebab konsumsi makanan dengan antioksidan juga bisa mengurangi munculnya keriput. Salah satu makanan yang memiliki efek anti penuaan adalah blueberry.
Menguatkan sistem imun
Antioksidan dalam makanan, khususnya vitamin C, punya fungsi untuk menguatkan sistem imun. Jika sistem imun kuat, tubuh pun tak mudah terkena penyakit.
Melindungi sistem saraf
Kombinasi makanan dengan antioksidan, seperti blueberry, strawberry, dan bayam, bisa bekerja sama dalam melindungi sistem saraf. Sehingga penyakit seperti kelainan saraf, termasuk autisme, depresi, dan skizofrenia, bisa dicegah.
Menyehatkan mata
Antioksidan punya peran penting dalam menjaga kesehatan mata, khususnya para lansia. Makan makanan kaya antioksidan pun mampu menurunkan risiko kebutaan dan penyakit lain yang menyerang mata.
Antioksidan bisa diperoleh dari makanan dan suplemen. Namun sumber terbaik tentu berasal dari makanan segar daripada suplemen yang sudah diberi banyak bahan campuran buatan.
Sumber : Harian Sumut Pos
Radiasi, penyebab anak-anak rentan terkena kanker
By Unknown 19.33 Artikel , Gaya hidup , kanker
Anak-anak ternyata lebih peka daripada orang dewasa untuk mengidap 25 persen dari jenis tumor, termasuk leukemia serta kanker tiroid, otak dan payudara, kata laporan itu.
"Ancaman itu secara berarti lebih tinggi, tergantung pada keadaannya," kata Komite Ilmiah PBB untuk Dampak Radiasi Atom (UNSCEAR) dalam pernyataan.
UNSCEAR mengatakan mulai menyusun laporan itu pada 2011, tahun saat terjadi kejadian nuklir Fukushima di Jepang, meskipun bencana terburuk sejak 25 tahun tersebut tidak disebutkan dalam laporan itu. Komite pada Mei mengatakan bahwa angka penderita kanker diperkirakan tidak akan meningkat setelah tragedi Fukushima.
Studi terhadap insiden Chernobyl pada 1986 di Ukraina menunjukkan keterkaitan kanker tiroid dengan radioaktif iodine. Tiroid merupakan organ paling parah terpapar karena radioaktif terkumpul di organ tersebut. Anak-anak terutama paling rawan terimbas.
Laporan yang diajukan kepada Majelis Umum PBB pada Jumat itu mengatakan anak-anak dan dewasa harus dipertimbangkan secara terpisah untuk bisa memperkirakan risiko secara lebih akurat.
"Karena perbedaan anatomi dan fisiologi mereka, paparan radiasi mempunyai imbas yang berbeda pada anak-anak dibandingkan dengan dewasa," kata Fred Mettler, ketua tim pakar UNSCEAR.
UNSCEAR mengatakan, telah mengkaji 23 tipe kanker, beberapa diantaranya "sangat relevan untuk mengevaluasi konsekuensi radiologi" dari tragedi nuklir dan beberapa prosedur medis.
Pada sekitar 15 persen tipe kanker seperti kanker kolon, anak-anak memiliki sensitifitas yang sama dengan dewasa, dan pada 10 persen tipe kanker seperti tipe yang menyerang paru-paru, anak-anak kurang sensitif dibandingkan dewasa, kata laporan itu.
"Data ini terlalu lemah untuk mengambil kesimpulan terhadap 20 persen tipe kanker," kata UNSCEAR. "Ada kaitan lemah ataupun tidak nyata antara paparan dan risiko pada setiap tingkatan usia untuk 30 persen tipe kanker."
1 dari 4 perempuan tua Indonesia osteoporosis
By Unknown 12.55 Artikel , Obat
Menurut dr Gunawan Tirtarahardja, CCD, CDT dari Jakarta Osteoporosis Center, penelitian tersebut dilakukan pada 2006 terhadap 1790 orang sehat tanpa penyakit patah tulang atau tidak pernah mengonsumsi kalsium, yang terdiri dari 900 perempuan dan 890 laki-laki.
"Sedangkan pada umur 70 tahun ke atas, satu dari dua perempuan terkena osteoporosis," kata Gunawan saat jumpa pers di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Kamis.
Dia menyebutkan bahwa perempuan memiliki empat kali kemungkinan lebih besar menderita osteoporosis dibandingkan laki-laki. Hal tersebut karena adanya perubahan hormon yang drastis pada masa menopause perempuan.
"Perempuan kena double impact. Pada saat menopause dan pada saat usia lanjut," katanya.
Jumlah tersebut, kata Gunawan, jauh lebih besar 8-10 persen dibandingkan jumlah yang terjadi di Amerika Serikat.
Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa puncak massa tulang Indonesia berkisar di umur 20-39 tahun. Dia menyebutkan bahwa semakin tinggi puncak masa tulang, semakin kecil juga kemungkinan seseorang menderita osteoporosis.
"Naik 10 persen saja dari yang ada sekarang, bisa menaikkan 50 persen kemungkinan patah tulang karena osteoporosis," katanya.
Sumber : Antara
Penyebab usia wanita lebih panjang dari pria
By Unknown 13.52 Artikel , Ragam
Ilmuwan Jepang melakukan tes fungsi kekebalan untuk melihat indikasi usia biologis. Sistem kekebalan tubuh melindungi dari infeksi dan kanker tetapi menyebabkan penyakit bila tidak diatur dengan baik. Studi di Jepang menyelidiki pertanyaan kontroversial apakah hubungan usia dengan sistem kekebalan tubuh bertanggungjawab atas perbedaan harapan hidup rata-rata antara pria dan wanita.
Profesor Katsuiku Hirokawa dari Universitas Kedokteran dan Kedokteran Gigi Tokyo mengalisis sampel darah dari 356 pria dan wanita sehat berusia antara 20 dan 90 tahun. Mereka mengukur kadar sel darah putih dan molekul yang disebut sitokin, yang berinteraksi dengan sel-sel sistem kekebalan tubuh untuk mengatur respon tubuh terhadap penyakit.
"Perubahan terkait dengan usia dalam berbagai parameter kekebalan tubuh berbeda antara wanita dan pria. Temuan kita mengindikasikan tingkat yang lebih lambat dalam penurunan parameter kekebalan tubuh pada wanita dibandingkan pria, yang konsisten dengan fakta bahwa wanita hidup lebih lama daripada pria," papar Hirokawa dan rekannya dalam laporan di jurnal Imunitas dan Penuaan dikutip BBC. Dosen senior di royal Veterinary College, Donald Palmer mengatakan studi pada tikus memberikan hasil yang sama.
Sumber: Republika
Lima alasan Anda harus minum kopi
Studi-studi terbaru menemukan bahwa kopi sebenarnya sangat bermanfaat. Berikut lima alasan positif minum segelas kopi setiap hari seperti dilaporkan Health Remarks:
Kopi terbukti mengurangi risiko terkena penyakit diabetes tipe 2
Studi yang dilakukan pada 2011 di sekolah kesehatan masyarakat Universitas Kalifornia yang melibatkan lebih dari 700 perempuan, menemukan bahwa wanita dalam masa menopause yang minum tidak kurang dari empat cangkir kopi sehari, memiliki dua kali lebih rendah risiko terkena diabetes stadium 2 dibanding yang tidak minum kopi.
Para ilmuwan Australia yang melakukan riset pada 2009, juga menyimpulkan bahwa setiap cangkir kopi bisa mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 sebesar 7 persen. Hal itu terjadi karena kafein dalam kopi mempercepat metabolisme dan meningkatkan kepekaan terhadap glukosa dan insulin.
Mengurangi risiko terkena kanker
Sudah sering dikatakan jika kopi menyebabkan kanker. Namun, para peneliti tidak memperhitungkan bahwa peminum kopi biasanya juga mengonsumsi alkohol dan merokok. Ketika faktor-faktor itu diteliti secara terpisah, ditemukan bahwa kopi membantu mencegah kanker dengan menstimulasi mekanisme perbaikan (merestorasi) DNA.
Penelitian pada 2011 di Universitas Harvard juga menyimpulkan bahwa wanita yang minum beberapa gelas kopi sehari (dengan atau tanpa kafein), memiliki risiko lebih rendah terkena endometrium kanker, dan orang yang mengonsumsi enam cangkir kopi sehari memiliki risiko 60 persen lebih rendah terkena kanker prostat dibanding bukan peminum.
Hampir 10 tahun lalu, seorang ilmuwan Jerman menemukan dalam kopi terdapat antioksidan methylpyrimidine unik, dengan efek anti-karsinogen dan kemampuan untuk mencegah beberapa jenis kanker seperti kanker kolon, rektum, mulut, perut, dan kerongkongan. Methypyrimidine lebih banyak terdapat pada kopi sangrai hitam yang digunakan untuk espresso.
Kopi menurunkan risiko terkena demensia
Para ilmuwan di Swedia dan Denmark melakukan eksperimen dengan 1400 relawan yang rata-rata usianya 21 tahun. Mereka menemukan bahwa responden yang minum 3-5 cangkir kopi setiap hari memiliki risiko 65 lebih rendah terkena demensia, dibanding yang minum kopi hanya 2 gelas atau kurang.
Para peneliti percaya bahwa antioksidan yang dikandung kopi mempunyai dampak bermanfaat bagi pembuluh otak, mencegah berkembangnya demensia. Selain itu, seperti telah dibuktikan pada studi terhadap hewan, kopi bisa mengurangi risiko terkena penyakit alzheimer karena mencegah hambatan-hambatan aliran darah pada jaringan otak.
Kopi bisa mengurangi risiko terkena parkinson
Berdasarkan 26 penelitian dan observasi yang telah dilakukan, ditemukan bahwa mengkonsumsi 2-3 cangkir kopi (berkafein) sehari dapat mengurangi risiko terkena penyakit parkinson sebesar 25 persen.
Kopi mengurangi depresi
Peneliti-peneliti dari Harvard School of Public Health mengobservasi 50.000 perawat, sebagai representasi profesi khusus, selama lebih dari 25 tahun. Pada 2011 mereka melaporkan bahwa wanita yang minum empat cangkir atau lebih kopi setiap hari, memiliki risiko depresi 20 persen lebih rendah dibanding mereka yang jarang minum kopi.
Kemudian mereka yang minum 2-3 cangkir sehari mengurangi risiko depresi sebesar 15 persen.
Sebuah riset kecil para ilmuwan Finlandia mengkonfirmasi penemuan-penemuan itu bahwa di antaranya pria-pria Finlandia yang bunuh diri sebagian besar adalah bukan peminum kopi.
Sebagai catatan tambahan saja bahwa orang-orang yang menderita hipertensi, insomnia, dan gangguan lambung, tidak akan menyukai kopi.
Sumber : Antara
Mengkonsumsi Makanan ini kurangi efek penuaan
By Unknown 18.27 anggur , Artikel , blueberry , Obat , Sehat , teh , zaitun
1. Blueberry
Blueberry mengandung vitamin C dan E yang berfungsi sebagai anti-oksidan. Anti-oksidan yang disebut Antocyanin ini mampu menetralkan radikal bebas dan membantu kinerja sistem kardiovaskuler, penglihatan, dan pencernaan.
Studi pada 1999 oleh Jean Mayer, Human Nutrition Research Center on Aging di Tufts University mendukung khasiat blueberry ini. Studi pada tikus membuktikan, konsumsi blueberry setiap hari menghasilkan keseimbangan dan koordinasi tubuh yang lebih baik. Blueberry juga mencegah penurunan fungsi kognitif sesuai penelitian University of Reading and Peninsula Medical School.
Penelitian yang diadakan University of Michigan juga membuka manfaat lain blueberry. Dalam studi ini, tikus percobaan memiliki sensitivitas insulin yang lebih baik setelah 90 hari mengonsumsi blueberry. Hasil riset menjadi kabar baik bagi lansia yang berisiko besar menderita diabetes.
2. Minyak Zaitun
Minyak zaitun mengandung Polyphenol yang merupakan anti-oksidan terkuat. Anti-oksidan ini melindungi tubuh dari kanker dan penurunan fungsi jantung. Hal ini sudah dilaporkan dalam The Journal of Nutrition dan European Journal of Cancer Prevention.
Artikel lain dalam Journal of the American College of Nutrition memuat manfaat lain minyak zaitun, yang kerap digunakan dalam diet Mediterania. Pola diet ditambah minyak zaitun bisa mencegah kulit cepat berkerut.
3. Teh Hijau
Teh hijau adalah asupan lain yang kaya anti-oksidan, antara lain vitamin C, vitamin E, Lutein, Zeaxanthin dan Catechins. Sesuai laporan dalam The Journal of Nutrition dan Cancer Prevention Research, semakin banyak riset yang membuktikan fungsi teh hijau sebagai benteng terhadap kanker, salah satunya kanker hati.
Manfaat teh hijau sebagai anti-aging juga dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Dalam artikel ini, Catechins sebagai salah satu anti-oksidan bisa mencapai jaringan pada mata. Di organ penglihatan ini, Catechins mengurangi stres oksidatif selama lebih dari 20 jam. Riset yang dilakukan di Jerman juga membuktikan, teh hijau yang dikemas dalam bentuk lotion bisa mengurangi kerutan pada mata akibat sering terpapar cahaya LED.
4. Anggur Merah
Anggur merah mengandung anti-oksidan yang disebut Resveratrol. Anti-oksidan ini melindungi tubuh dari berbagai penyakit degeneratif akibat bertambahnya usia.
Di beberapa studi, Resveratrol mencegah kanker dengan membatasi pertumbuhan tumor pada tikus. Pada studi lain, Resveratrol menambah harapan hidup tikus yang mengonsumsi makanan tunggi kalori. Hasil studi ini dimuat dalam jurnal Carcinogenesis, Nature, and Clinica Chimica Acta: the International Journal of Clinical Chemistry.
Sumber: Kompas health
Cegah kanker payudara dengan rutin berjalan kaki
Laporan ini datang dari Komunitas Kanker Amerika yang meneliti 73.000 perempuan selama 17 tahun. Mereka mengatakan ini merupakan riset pertama yang secara spesifik mengkaitkan jalan kaki dengan penurunan risiko kanker.
Sementara itu, pakar di Inggris mengatakan temuan ini memperkuat dugaan bahwa gaya hidup mempengaruhi risiko kanker.
Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga amal Ramblers menemukan bahwa seperempat orang berusia lanjut hanya berjalan kaki sekitar satu jam sepekan.
Padahal menjadi aktif merupakan salah satu cara untuk mengurangi risiko kanker.
Aktivitas rekreasi
Riset yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention ini mengamati perkembangan penyakit kanker pada 73.000 perempuan berusia lanjut.
Mereka diminta untuk mengisi kuisioner tentang kesehatan mereka dan seberapa banyak mereka melakukan aktivitas seperti berjalan, berenang, dan aerobik. Mereka juga ditanya seberapa lama mereka menghabiskan waktu untuk duduk, menonton televisi atau membaca.
Mereka mengisi kuisioner yang sama dalam interval dua tahun pada periode 1997 dan 2009.
Dari seluruh perempuan yang diteliti, 47% dari mereka mengatakan kegiatan rekreasional mereka hanyalah berjalan kaki.
Mereka yang berjakan kaki setidaknya tujuh jam sepekan memiliki risiko 14% lebih rendah dibandingkan dengan perempuan yang berjalan kaki di bawah tiga jam sepekan.
Dr Alpa Patel, ahli epidemiologi di Komunitas Kanker Amerika di Atlanta Georgia, AS, yang memimpin penelitian, mengatakan: "Mempromosikan berjalan kaki sebagai kegiatan waktu luang yang sehat bisa menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan aktivitas fisik perempuan pasca-menopause.
"Kami sangat senang menemukan bahwa tanpa kegiatan rekreasi lainnya, berjalan satu jam per hari bisa berperan dalam mengurangi risiko kanker payudara.
"Aktivitas yang lebih berat dan lebih lama tentu bisa terus menurunkan risiko."
Kepala eksekutif Kampanye Kanker Payudara di Inggris, Baroness Delyth Morgan, mengatakan: "Riset ini menambah bukti baru bahwa pilihan gaya hidup dapat berperan dalam menurunkan risiko kanker, bahkan perubahan kecil dalam keseharian dapat membuat perbedaan.
"Kita tahu bahwa senjata terampuh untuk mengatasi kanker payudara adalah dengan mencegahnya."
Sumber: BBC Indonesia
Kepadatan tulang menurun di usia 20-an, ini penyebabnya
By Unknown 14.45 Artikel , Obat , Sehat
"Usia 20 tahunan itu juga bisa terkena, tapi bukan karena proses yang fisiologis. Mungkin karena dia mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti orang yang penyakit asma itu kan dia minum kortiko steroid, itu kan membuat kalsiumnya jadi kurang," kata Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp.GK.
Hal tersebut disampaikan pada acara Media Launch Fonterra Brands Indonesia Dukung Penuh Komitmen Jakarta Bebas Osteoporosis, di The Cone, FX Lifestyle Center, Jakarta Selatan.
dr Fiastuti juga menjelaskan bahwa hal ini terjadi bukan karena proses penuaan, namun karena konsumsi obat, pola makan, tubuh yang terlalu kurus atau tidak sesuai berat ideal juga akan bisa terkena risiko osteoporosis. "Nah kalau baru usia 20 tahunan kepadatan tulangnya sudah menurun hingga -2,1 berarti sudah terjadi osteopedi, yang artinya sudah mulai kekurangan kalsium. Itu masih bisa diatasi," ujar dr Fiastuti.
Guna mengatasinya, dr Fiastuti menyarankan agar cukup minum dan makan yang mengandung kalsium, misalnya teri. Menurutnya, teri dapat dimakan beserta tulangnya, sehingga kalsiumnya tinggi. Lalu minum susu secara teratur, seperti susu tinggi kalsium.
"Tadi kan sudah saya tafsirkan, usia dewasa muda itu 9 sampai 18 perlu 1.300 mg, 19 sampai 50 butuh 1.000 mg. Dari situ kita bisa hitung berapa yang kita butuhkan. Misalnya susu biasa itu sekitar 200 mg, kalau susu kalsium tinggi itu 500 mg. Dari ikan tergantung beratnya, tapi kalau teri lebih banyak," tuturnya.
dr Fiastuti juga mengatakan bahwa penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kalsium yang dikonsumsi wanita Indonesia cukup rendah dan hanya 300mg. Sangat jauh dari kebutuhan per hari. oleh karena itu ia menganjurkan agar sejak mudah baik pria dan perempuan sebaiknya mulai sadar untuk mengonsumsi cukup kalsium, dan menjauhi gaya hidup yang tidak sehat. Agar tidak terkena risiko osteoporosis atau osteopedi pada usia dini.
Selain itu penyakit ini tidak menunjukkan gejala namun bisa tiba-tiba membahayakan, oleh karena itu meskipun merasa sudah cukup sehat, asupan kalsium juga tetap harus diperhatikan. Untuk mengetahui kepadatan tulang, dapat dilakukan dengan bone scan.
"Kadang orang merasa masih muda, masih sehat. Padahal kan kita tidak tahu kalau kepadatan tulangnya sudah turun. Ini silent disease, enggak ada gejala tapi bisa bahaya," kata dr Fiastuti.
Sumber: Detik Health
Komponen hebat tribulus terrestis
Komponen-komponen kimia aktif Tribulus terrestris adalah saponin steroid. Saponin steroid yang paling aktif di Tribulus disebut protodioscin. Protodioscin telah terbukti memicu pelepasan oksida nitrat dalam jaringan ereksi pada penis. Nitrat oksida mengirimkan sinyal ke pembuluh darah di area intim untuk melebar (vasodilatasi), meningkatkan aliran darah, dan menyebabkan ereksi lebih kencang dan lebih penuh. Dalam penelitian pada hewan, protodioscin ditemukan secara signifikan meningkatkan tingkat testosteron dan DHEA juga.
DHEA (dehydroepiandrosterone) adalah hormon steroid yang disekresi dari kelenjar adrenal. Ini adalah steroid yang paling melimpah dalam tubuh. Dalam studi penelitian yang dilakukan di Universitas Airlangga, Tribulus telah terbukti secara signifikan meningkatkan kadar DHEA dalam laki-laki dewasa (55% pada penderita diabetes, dan 85% pada non-penderita diabetes). Akibatnya, dorongan seksual meningkat dalam 60% pada pria penderita kesulitan ereksi (tingkat DHEA meningkat pada pria yang tidak menderita disfungsi ereksi, walaupun dengan jumlah yang lebih rendah).
Dalam penelitian pada hewan, Tribulus terrestris telah menunjukkan kemampuannya untuk meningkatkan tingkat testosteron sebanyak 50%. Ini dicapai oleh mekanisme protodioscin, yang meningkatkan hormon luteinizing (LH), hormon yang mengirimkan sinyal ke tubuh untuk memproduksi testosteron. Ada debat terus-menerus dalam komunitas ilmiah tentang apakah Tribulus dapat meningkatkan kadar testosteron manusia di atas rentang normal atau tidak, tetapi secara umum disepakati bahwa itu dapat membantu memulihkan dan menyeimbangkan tingkat testosteron normal pada pria yang menderita pada tingkat suboptimal.
Secara keseluruhan, Tribulus dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Telah terbukti dapat meningkatkan DHEA dan tingkat testosteron, dan melepaskan oksida nitrat dalam jaringan ereksi.
Sumber: artikelpria
Ternyata mudah menghindari penyakit kanker
Pertama, perbanyak konsumsi antioksidan. Bahan makanan yang banyak mengandung anti oksidan ialah sayuran seperti brokoli, sawi hijau, pare, tomat, wortel, seledri, daun pepaya dan kacang-kacangan.
Sementara untuk buah-buahan ialah, pepaya, apel, anggur, pir, melon, semangka dan jambu biji merah. Kemudian untuk lauk pauk, anti oksidan dapat ditemukan di tempe dan ikan laut.
Kedua, perbanyak minum air putih. Nurcahyo menyarankan konsumsi air putih sekitar 10-12 gelas/ hari. Ia menambahkan waktu yang tepat untuk mengonsumsi air putih yakni saat bangun tidur, sebelum dan sesudah makan dan menjelang tidur.
Ketiga, olahraga teratur.
Keempat, jika perlu lakukan imunoterapi. Cara ini menurut Nurcahyo merupakan satu upaya menangkal sel-sel kanker dengan cara meningkatkan reaksi kekebalan tubuh.
Kanker merupakan tumor yang sudah berubah menjadi ganas.
Secara umum, penderita kanker akan mengalami sejumlah keluhan yakni: buang air besar tidak tuntas dan tak teratur, feses (tinja) berwarna hitam kemerah-merahan, sesak nafas walaupun tidak menderita asma dan berat badan turun drastis tanpa diet.
Sumber: Antara
Waspadai perubahan suasana hati
"Gangguan Bipolar ini merupakan gangguan perubahan mood yang menahun dan kambuhan," kata Pakar Psikiatri dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Prof.dr. Sasanto Wibisono, SpKJ di Jakarta.
Gangguan tersebut membuat pasien memiliki suasana hati yang fluktuatif. Ada kala pasien sangat depresi, di lain waktu pasien bisa berubah menjadi manic atau sangat senang.
"Bahkan bisa sangat loyal," katanya.
Tidak ada ciri khusus yang bisa membuat orang bisa menyebutkan apakah seseorang menderita gangguan jiwa ini atau tidak. Hanya saja, katanya, jika ada perilaku yang berbeda dari seseorang maka bisa diduga menderita gangguan jiwa.
"Kalau orang biasa diam tiba-tiba jadi banyak ngobrol, atau biasa tidak banyak mengeluarkan uang.
Sumber: Antara
Bedakan asam urat dengan artritis reumatoid
"Memang sekarang masyarakat awam itu sering menyamakan penyakit rematik dengan asam urat. Jadi kalau ada sakit di sendi, selalu menyalahkannya asam urat, padahal itu belum tentu," ujar dr Andry Reza Rahmadi, SpPD, MKes, dokter spesialis penyakit dalam RS Hasan Sadikin Bandung.
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara konferensi pers 'Kenali Artritis Rematoid', yang diselenggarakan di The Energy Building, Jl Jend Sudirman, Jakarta.
Menurut dr Andry, asam urat itu sendiri sendi yang paling sering terkena biasanya ibu jari kaki, tapi tidak menutup kemungkinan di lutut atau pergelangan kaki juga bisa, atau bahkan di tangan. Sementara artritis reumatoid, yang paling sering terserang adalah tangan, mulai dari ibu jari tangan, pergelangan tangan, dan siku.
"Dan yang paling penting artritis reumatoid terjadi di kedua sisi tangan, kanan dan kiri. Sementara kalau asam urat hanya di sisi sebelah. Selain itu kalau asam urat biasanya yang terserang satu sendi dulu, kalau artritis reumatoid banyak sendinya," terang dr Andry.
Artritis reumatoid terjadi hampir di semua bagian sendi, termasuk sendi rahang, tulang dada, bahu, siku, pergelangan tangan, jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki. Jika misalnya menyerang jari tangan, maka artritis reumatoid akan menyerang semua jarinya. Sementara asam urat hanya satu jari saja yang terkena. Bagaimana dengan penyebabnya?
"Beda juga penyebabnya, kalau asam urat biasanya ya karena kadar asam urat yang tinggi, misalnya karena kekurangan enzim tertentu yang menyebabkan metabolismenya tak sempurna dan akumulasi asam urat di dalam darahnya juga menjadi tinggi. Akumulasi asam urat yang tinggi di dalam darah ini nantinya bisa menyebabkan pengkristalan di dalam sendi. Nah, itu yang bisa menyebabkan reaksi peradangan," tutur dr Andry.
Untuk pengobatannya, untuk asam urat misalnya ada obat-obat yang bisa menurunkan kadar asam urat. Penting juga untuk membatasi makanan, sebab asam urat sumbernya sebagian besar dari makanan, misalnya makanan yang tinggi protein purin. Protein purin ini asalnya dari protein hewani seperti jeroan, daging-daginganm dan sayur seperti kacang-kacangan.
"Jadi kalau punya asam urat tinggi tidak boleh banyak makan jeroan, nanti asam uratnya akan semakin tinggi. Sayur-sayuran tertentu seperti kacang-kacangan juga asam uratnya lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran yang lain. Jadi selain harus mengatur makanan, kita juga harus olahraga untuk menurunkan kadar asam urat ya," tegas dr Andry.
Sumber: Detik Health
Daging olahan buat kualitas sperma menurun
By Unknown 15.52 Artikel , Obat , Sehat
Dalam sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam American Society for Reproductive Medicine 2013 di Boston, para ilmuwan dari Harvard University melakukan pengamatan pada 156 laki-laki yang melakukan pembuahan berbantu. Tiap responden ditanyai dietnya, termasuk konsumsi daging merah, daging olahan, ikan dan unggas.
Secara umum, orang yang mengonsumsi lebih dari setengah porsi daging olahan seperti bacon tiap hari akan mengalami penurunan jumlah sperma dibandingkan yang mengonsumsi kurang dari setengah porsi. Selain jumlah, kualitas sperma juga mengalami penurunan.
Temuan lain dalam penelitian itu adalah bahwa beberapa jenis makanan bisa meningkatkan kualitas sperma.
"Kami menemukan bahwa asupan daging olahan bisa menurunkan kualitas sperma, sedangkan ikan justru meningkatkan," kata salah seorang peneliti, Dr Myriam Afeiche seperti dikutip dari Foxnews.
Meski begitu, beberapa pakar kesehatan menunjukkan keraguan atas temuan ini. Dr Allan Pacey, kepala British Fertility Society misalnya, mempertanyakan cara ilmuwan mengukur kualitas sperma. Ia juga mempertanyakan jumlah sampel yang menurutnya terlalu sedikit.
"Hubungan antara diet dengan kesuburan laki-laki memang menarik, dan sekarang sudah ada bukti bahwa laki-laki yang mengonsumsi lebih banyak buah segar dan sayuran punya sperma yang lebih baik dibandingkan yang tidak. Namun begitu, belum banyak diketahui hubungan antara kesuburan laki-laki dengan diet yang buruk, dan jenis makanan apa yang berhubungan dengan kualitas sperma yang buruk," kata Pacey.
Sumber: Detik Health
Darah dalam urin, jadi pertanda kanker
Kanker ginjal yang terdiagnosa meningkat hingga sepertiganya dalam 10 tahun terakhir di Inggris. Angka kematian juga bertambah hingga 7% menjadi 3.500 orang di Inggris pada 2011.
Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE) mengatakan peningkatan ini terkait dengan gaya hidup yang tidak sehat.
Merokok dan obesitas misalnya meningkatkan risiko kanker ginjal, tapi diagnosa awal bisa menurunkan tingkat kematian.Ketika kanker ginjal terdiagnosa di tahap awal, peluang penderita untuk bertahan hidup hingga satu tahun mendatang mencapai 97% dan 32% pada tahap akhir.
Tetapi ketika diminta untuk menyebut jenis kanker dan gejalanya, hanya sepertiga pasien yang menyebutkan adanya pendarahan, menurut PHE. Prof Kevin Fenton, direktur kesehatan PHE, mengatakan, "Pesan kami jelas, begitu anda melihat darah di urine, segera temui dokter. Mungkin itu bukan hal yang serius, tapi mungkin juga merupakan indikasi sesuatu yang harus diobati, jadi jangan anggap sepele gejala itu atau menunda pergi ke dokter."
Sumber: BBC Indonesia
Tinta dari bungkus gorengan turunkan daya ingat
By Unknown 15.11 Artikel , Obat , Sehat
Dosen di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Prof Dr Nuri Andarwulan, tinta dari bungkusan gorengan bisa menurunkan daya ingat seseorang alias pikun.
"Sekarang seringnya kertas putih bekas ketikan. Tapi yang polos untuk bagian luarnya, yang dalamnya yang bertinta. Ini kebalik," ujar Profesor Nuri.
Menurutnya, kertas yang digunakan untuk makanan seperti gorengan sebaiknya kertas minyak. Jika tidak ada, kertas yang polosan tanpa tinta. Alasannya, tinta di kerta itu mengandung logam berat. Dan jika terkena ke makanan dan dikonsumsi bisa memicu gangguan kesehatan.
"Logam berat itu terakumulasi mengikuti metabolisme kalsium, sehingga merugikan tulang dan gigi. Selain ke tulang, bisa ke otak yang membuat penurunan daya ingat, serta alzheimer," ujarnya.
Sumber: Liputan6
Stop rokok! hentikan risiko kanker paru-paru
Setelah 20 Menit
Tekanan darah, detak jantung, serta suhu telapak tangan dan kaki akan menjadi normal.
Setelah Delapan Jam
Kadar oksigen dan karbondioksida dalam darah akan kembali normal.
Setelah Satu Hari
Kemungkinan terkena serangan jantung akan menurun.
Setelah Dua Hari
Indra penciuman dan perasa akan semakin meningkat fungsinya. Ujung-ujung saraf akan kembali bertumbuh.
Setelah Dua Pekan – Tiga Bulan
Sirkulasi pernapasan akan semakin baik. Bernapas semakin mudah, sehingga berjalan kaki jarak jauh akan terasa ringan.
Setelah Satu – Sembilan Bulan
Batuk-batuk, radang sinus, napas pendek, dan rasa lelah akan jauh berkurang. Energi akan bertambah banyak.
Setelah Satu Tahun
Risiko terkena penyakit jantung akan sangat berkurang dibandingkan dengan setahun lalu.
Setelah Lima Tahun
Risiko terkena kanker paru-paru, mulut, tenggorokan, dan usus akan berkurang setengah dibandingkan dengan mereka yang merokok satu bungkus per hari.
Setelah 10 Tahun
Risiko meninggal karena kanker paru-paru akan sama dengan mereka yang tidak merokok. Sel-sel prakanker telah menghilang.
Setelah 15 Tahun
Sama sekali tidak ada risiko terkena penyakit jantung! Seakan tidak pernah merokok.
Sumber: Health Liputan6
Suara bising tingkatkan resiko penyakit Kardiovaskuler
By Unknown 20.57 Artikel , Obat , Sehat
Profesor Paul Elliott dari Imperial College London mengkaji salah satu studi ini dengan menyelidiki jutaan orang yang hidup di dekat bandara terbesar di Inggris, Heathrow. Ia menemukan warga yang tinggal di sekitar bandara udara utama, memiliki resiko dirawat Di rumah sakit karena gangguan kardiovaskuler 3,5% lebih tinggi.
Hasil ini juga menyelidiki faktor lain yang biasa mempengaruhi gangguan kardiovaskuler seperti seks, etnisitas dan kebiasaan merokok.
Eksperimen Borough menunjukan tingkat kebisingan dikawasan sekitar bandara minimal 10 desibel lebih tinggi dari rata-rata suara keras, yang tercatat sekitar 70 desibel.
“Kita tahu bahwa paparan akut terhadap suara keras dapat mempengaruhi reaksi kaget secara pribadi dengan peningkatan denyut jantung dan peningkatan jangka pendek dalam tekanan darah, "katanya.
"Dan ada beberapa bukti menunjukan bahwa kenaikan tekanan darah ini dapat terus bertahan jika ada paparan yang berlangsung secara terus-menerus dari suara yang lebih bising."
Suara alat penyedot debu atau vacuum cleaner sekitar 70 desibel, mesin pemotong rumput sekitar 90 desibel, dan mesin jet temput ketika akan mengudara lebih dari 100 desibel.
Kajian serupa lain yang dilakukan oleh pengajar di Sekolah Kesehatan Publik Universitas Boston dan Sekolah Kesehatan Publik Harvard, mempelajari kondisi kesehatan 6 juta warga yang tinggi disekitar Bandara Udara besar di Amerika Serikat.
Profesor Jon Levy mengatakan hasil kajiannya juga sesuai dengan temuan oleh akademisi di Inggris, di mana warga yang tinggal di sekitar Bandara punya resiko dirawat di rumah sakit karena penyakit kardiovaskuler 2,3 % lebih tinggi.
"Dampak kesehatan kebisingan harus diperhatikan dan ditindaklanjuti ketika pemerintah hendak membangun atau memperluas bandara,” paparnya.
Strategi mengurangi dampak kebisingan
Di AS, kajian mengenai kebisingan telah dilakukan oleh otoritas penerbangan federal yang turut membiayai penelitian tersebut.
Profesor Levy mengatakan perlu ada strategi yang terfokus pada upaya mengurangi paparan kebisingan pesawat, termasuk rumah yang tahan polusi suara, modifikasi jalur penerbangan serta pesawat yang lebih tenang.
Tapi kelompok anti bising mengatakan ukuran tersebut hanya solusi tambal sulam.
Juru bicara dari kelompok Anti Bising pesawat-No Aircraft Noise, Allan Rees ingin bandara kedua Sydney bisa meringankan penderitaan warga di Kingsford Smith.
"Sydney beriklim moderat ringan. Kami tetap ingin rumah kami memiliki jendela yang terbuka. Kami tidak ingin tinggal di kotak beton ber-AC. Ini bukan kondisi hidup yang baik dan ada semua aktivitas di luar ruangan yang akan terganggu juga.” Protesnya.
"Sementara soal jenis pesawat yang suaranya lebih rendah, saya rasa saat ini pesawat jenis terbaru juga sudah jauh lebih rendah suaranya, tapi itu tidak terlalu berpengaruh. Pesawat itu tetap saja bising tambahan lagi jumlah pesawat terus meningkat dan fakta menunjukan ukuran rata-rata pesawat yang beroperasi di Mascot akan terus bertambah. "
Pemerintah federal belum mengakui rencana pembangungan Bandara Sydney kedua dan pemerintah Negara Bagian New South Wales mengatakan kapasitas bandara Sydney yang sekarang bisa lebih ditingkatka n.
Kedua kajian bising ini telah diterbitkan di Jurnal Kesehatan Inggris edisi teranyar.
Sumber: radioaustralia
























