Ternyata Daun Zaitun, Merupakan Obat Pencegah Kanker
By Unknown 11.16 kanker , kanker payudara , Sehat , zaitun
ZAITUN dikenal sebagai salah satu sumber penghasil nutrisi yang baik untuk tubuh. Biasanya orang banyak mengenal minyak atau buah zaitun dalam olahan masakan. Bukan hanya buah dan minyaknya saja yang bermanfaat bagi Anda, tapi daun zaitun juga bisa dimanfaatkan bagi kesehatan.
Daun zaitun merupakan sumber sangat baik untuk anti-kanker. Senyawa apigenin dan luteolin merupakan sumber dari sinkonin agen anti-malaria. Dan oleuropein juga telah menunjukkan kemampuan protektif terhadap kanker payudara, demikian yang dilansir Foxnews.
Ekstrak daun zaitun juga bertindak sebagai anti-inflamasi. Seperti oksidasi, peradangan merupakan faktor kunci dalam penyakit kronis dan degeneratif. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa tambahan ekstrak daun zaitun dapat melindungi terhadap kerusakan saraf dan mungkin juga dalam kasus stroke.
Dalam dunia tanaman obat, penggunaan zaitun sebagi obat tanaman tradisional sudah dikenal sejak berabad-abad tahun lalu. Daun zaitun dianggap sebagai tonik pada zaman kuno, daun zaitun dan ekstrak daun zaitun muncul untuk mempromosikan kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan dan membantu menangkal berbagai gangguan kesehatan yang serius.
Meskipun buah dan minyak zaitun lebih populer ketimbang daunnya. Namun, banyak penelitian yang mengarah pada pemanfaatan daun zaitun sebagai salah satu warisan obat kuno yang harus dipelajari.
Sumber Okezone
Daun zaitun merupakan sumber sangat baik untuk anti-kanker. Senyawa apigenin dan luteolin merupakan sumber dari sinkonin agen anti-malaria. Dan oleuropein juga telah menunjukkan kemampuan protektif terhadap kanker payudara, demikian yang dilansir Foxnews.
Ekstrak daun zaitun juga bertindak sebagai anti-inflamasi. Seperti oksidasi, peradangan merupakan faktor kunci dalam penyakit kronis dan degeneratif. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa tambahan ekstrak daun zaitun dapat melindungi terhadap kerusakan saraf dan mungkin juga dalam kasus stroke.
Dalam dunia tanaman obat, penggunaan zaitun sebagi obat tanaman tradisional sudah dikenal sejak berabad-abad tahun lalu. Daun zaitun dianggap sebagai tonik pada zaman kuno, daun zaitun dan ekstrak daun zaitun muncul untuk mempromosikan kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan dan membantu menangkal berbagai gangguan kesehatan yang serius.
Meskipun buah dan minyak zaitun lebih populer ketimbang daunnya. Namun, banyak penelitian yang mengarah pada pemanfaatan daun zaitun sebagai salah satu warisan obat kuno yang harus dipelajari.
Sumber Okezone
Ditemukan, Molekul yang Indikasikan Penyebaran Kanker Payudara
By Unknown 23.47 Artikel , kanker , kanker payudara , Ragam
Tim periset QIMR Berghofer mengatakan, molekul itu hilang pada sebagian besar kanker yang agresif, memberi para dokter satu lagi alat diagnostik yang berharga.
Tim periset QIMR Berghofer mengatakan, molekul itu hilang pada sebagian besar kanker yang agresif, memberi para dokter satu lagi alat diagnostik yang berharga.
Kanker payudara adalah kanker yang paling umum pada wanita, yang kemungkinan kesembuhannya tergantung pada kapan kanker itu didiagnosa dan seberapa cepat kanker itu menyebar ke organ-organ tubuh lainnya.
Jurubicara QIMR Berghofer, Dr Nicole Cloonan, mengatakan, temuan ini akan membantu memberi prognosis yang lebih jelas bagi para pasien kanker payudara.
Ia juga mengatakan, mudah-mudahan ini akan membuka jalan bagi perawatan lebih baik untuk kanker agresif lainnya seperti kanker hati, perut, kulit dan otak.
"Itu adalah suatu fragmen kecil dari gen," katanya.
Fragmen yang ditemukan itu beroperasi sebagai suatu rem darurat seluler dan memastikan sel-sel dapat melakukan reproduksi dan memastikan semuanya tetap terkendali.
"Tapi ketika fragmen itu tidak ada lagi, maka sel mulai menjadi tak terkendali dan muncullah kanker yang agresif."
Dr Cloonan mengatakan, ini sangat penting untuk mengalahkan kanker payudara.
"Pada kebanyakan kanker payudara, kita tahu wanita itu tidak meninggal karena kanker yang utama," katanya.
"Tapi ketika kanker itu menyebar ke bagian tubuh lainnya, akibatnya sangat buruk."
Dikatakan, setelah mengidentifikasi gen ini, para ilmuwan mudah-mudahan dapat mengidentifikasi dengan lebih baik kanker-kanker yang mungkin akan menyebar dengan cepat.
Dr Cloonan mengatakan, ini berarti, pasien juga tidak membutuhkan terlalu banyak perawatan, jika kanker mereka tidak begitu agresif.
Riset itu telah diterbitkan di RNA, The Journal website.
Sumber: Radio Australia


















